Cara Menguburkan Jenazah

Kelahiran manusia akan membawa sukacita, sedangkan kematian akan membawa kesedihan. Meskipun roda kehidupan tersebut diketahui dan disadari manusia, namun kematian tetap meninggalkan kesedihan bagi yang ditinggalkan.

Dalam Islam, kematian merupakan sebuah takdir mutlak. Takdir mutlak ialah yang terjadi di luar campur tangan manusia sama sekali, sesuai dengan firman Allah pada surat Luqman ayat 34 “Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok, dan tiada seorangpun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.”(QS Luqman: 34)

Semua hal menyangkut kehidupan dalam Islam memiliki tata cara dan adab tersendiri, seperti tata cara sholat wajib, adab makan, adab bertamu dan lain-lain. Begitu pula dengan kematian, dalam agama Islam hal kematian juga memiliki tata cara, seperti tata cara sholat jenazah, tata cara memandikan jenazah, begitupula dengan tata cara menguburkan jenazah menurut Islam.

Jika kamu sedang mencari tata cara menguburkan jenazah menurut Islam, kamu perlu membaca ulasan ini sampai tuntas.   Kali ini Senin (21/1/2019), Liputan6.com membahas tata cara menguburkan jenazah menurut Islam.

Tata cara menguburkan jenazah menurut Islam.

1. Memperdalam galian lobang kubur agar tidak tercium bau jenazah dan tidak dapat dimakan oleh burung atau binatang pemahan bangkai.

2. Cara menaruh jenazah di kubur ada yang ditaruh di tepi lubang sebelah kiblat kemudian di atasnya ditaruh papan kayu atau yang semacamnya dengan posisi agak condong agar tidak langsung tertimpa tanah. Namun bisa juga dengan cara lain dengan prinsip yang hampir sama, misalnya dengan menggali di tengah-tengah dasar lobang kubur, kemudian jenazah ditaruh di dalam lobang.

Lalu di atasnya ditaruh semacam bata atau papan dari semen dalam posisi mendatar untuk penahan tanah timbunan. Cara ini dilakukan bila tanahnya gembur. Cara lain adalah dengan menaruh jenazah dalam peti dan menanam peti itu dalam kubur.

3. Cara memasukkan jenazah ke kubur yang terbaik adalah dengan mendahulukan memasukkan kepala jenazah dari arah kaki kubur.

4. Jenazah diletakkan miring ke kanan menghadap ke arah kiblat dengan menyandarkan tubuh sebelah kiri ke dinding kubur supaya tidak terlentang kembali.

5. Para ulama menganjurkan supaya ditaruh tanah di bawah pipi jenazah sebelah kanan setelah dibukakan kain kafannya dari pipi itu dan ditempelkan langsung ke tanah. Simpul tali yang mengikat kain kafan supaya dilepas.

6. Waktu memasukkan jenazah ke liang kubur dan meletakkannya dianjurkan membaca doa seperti: Bismillahi Waala Millati Rosulillah Artinya: “Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah” (HR. at-Tirmidzi dan Abu Daud).

7. Untuk jenazah perempuan, dianjurkan membentangkan kain di atas kuburnya pada waktu dimasukkan ke liang kubur. Sedang untuk mayat laki-laki tidak dianjurkan.

8. Orang yang turun ke lobang kubur mayit perempuan untuk mengurusnya sebaiknya orang-orang yang semalamnya tidak mensetubuhi isteri mereka.

9. Setelah jenazah sudah diletakkan di liang kubur, dianjurkan untuk mencurahinya dengan tanah tiga kali dengan tangannya dari arah kepala mayit lalu ditimbuni tanah.

10. Berdoa setelah selesai menguburkan jenazah.

Doa Selesai Penguburan Jenazah

Selesai mengubur dan sebelum meninggalkan tempat penguburan pelayat mengambil tanah dan menaburkannya dari arah kepala tiga kali, lalu berdiri di sisinya, dan membaca do’a sebagai berikut:

“Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’madkhalahu, waghsilhu bil-ma’i watstsalji wal-baradi, wanaqqohi minal khotoya kamaayunaqqottsaubu abyadhu minadanasi, waabdilhu daaron khoiron in daarihi, waahlankhoiron min ahlihi, wazaujan khoiron minzaujihi, waqihi fitnatal qobri wa’adaabinnar”

Larangan yang harus diperhatikan

Beberapa larangan yang perlu diperhatikan terkait dengan mengubur jenazah di antaranya adalah:

1) Jangan membuat bangunan di atas kubur

2) Jangan mengapuri dan menulisi di atas kubur

3) Jangan menjadikan tempat shalat di atas kubur

4) Jangan duduk di atas kubur dan jangan berjalan di sela-sela kubur

dengan memakai alas kaki

5) Jangan menyembelih binatang di sisi kubur

6) Jangan melakukan perbuatan-perbuatan di sekitar kubur yang didasari oleh sisa kepercayaan-kepercayaan lama yang tidak ada kebenarannya dalam Islam.